Ini hanya tulisan gak penting, saran saya mending gak usah dibaca :D nanti nyesel :p
Sedari kecil, saya diajarkan untuk selalu berbuat baik pada semua orang. Selalu diajarkan tentang kelapangan hati dan kebesaran jiwa untuk dapat menerima segala hal yang datang dan ditakdirkan untuk saya.
Sebegitu rela dan menerima apa yang harus terjadi pada diri saya sedikit banyak memang menimbulkan rasa tidak karuan. Tuhan punya kuasa, Tuhan punya ketentuan. Manusia hanya bisa berencana, Tuhan jua yang menentukan.
Segala yang terjadi pada saya, sudah pasti ketentuan dari Tuhan yang harus saya jalani. Banyak suka banyak duka,, luar biasa
Bahagia itu datangnya dari dalam sini *nunjuk dada*. Timbulnya dibantu dengan adanya orang disekitar. Lelah dan penat pun sudah memenuhi fikiran ini pastinya.
Bahagia itu saat sama kamu. Tanpa harus merasa terganggu dengan adanya dia, dia, atau mereka. Apalagi mencari masalah yang seharusnya tidak ada. Aneh kan? Toh masalah ndak usah dicari, pasti juga datang sendiri.
Kecewa ini banyak sekali, sudah diterima, tapi koq selalu mengganjal di hati. Terlalu banyak hal sepele yang dibiarkan larut begitu saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar