Sabtu, 22 Februari 2014

Rindu Lelakiku

Fix banget kangen sama laki - laki ini :


Ini suamiku yang sedang sungkem dengan almarhum Bapakku, saat pernikahan kami 5 Februari 2012.
Tak lama berselang, hanya dalam jangka 6 bulan, kami harus merelakan kepergian Ayahanda tercinta tepat 14 Agustus 2012 (5 hari sebelum Idul Fitri). Allah sayang beliau. Dengan segala jerih payah alm. dalam melewati masa sakitnya, Allah mengangkat semua penyakitnya, dan semoga mengangkat pula derajatnya. Amin ya Rabbal Alamin.


Yang beskap hitam disebelahku, itu alm. Bapak mertuaku. Beliau juga orang hebat. Pensiunan TNI yang sangat luar biasa. Sayangnya, saya tidak terlalu lama kenal. Dan kebersamaan dengan beliau hanya kurang lebih 3 tahun sejak saya dan suami bertemu. Tidak lama sepeninggalan bapak saya, tepat 8 Desember 2012 alm. Bapak mertua pergi untuk selamanya. Tapi alm. pasti tahu, saya sayang beliau, walaupun kebersamaan kami tidak terlalu lama. Heee... kangen mijitin bapak, kangen ngobrol sama bapak. Kata suamiku, bapak senang kalau saya sedang menemaninya ngobrol sambil sesekali memijat kakinya. :))


Nah, laki-laki satu ini adalah sahabatku dimana menjadi tempat saya berbagi keluh kesah, sekaligus rivalku dalam berkompetisi apapun baik pekerjaan maupun argument :p tapi kami saling support layaknya kakak atau manja layaknya adik kecil, tapi dia itu suamiku :D apapun kondisinya, apapun bentuknya, saya sayang dan cinta dia :p . Pernikahan kami memang belum lama dan belum ada apa-apanya. Alhamdulillah, apapun keadaannya bisa kami jalani sama-sama. Support dan kejujuran paling utama :))



 Ketiga laki-laki ini, adalah orang yang luar biasa buat saya. Bapak, Suami, dan Bapak Mertua :)) . orang yang selalu membuat saya merasa rindu :D Saya sayang mereka.

Kalian yang masih punya orang tua dan orang-orang tersayang, please... Jaga dan sayangi mereka.
Apapun kondisi dan sifatnya, terimalah dengan sebaik-baiknya. Cintai mereka selagi ada. Karena jika mereka tidak lagi dapat dijumpai secara fisik di dunia ini, mau kemana kita cari? Mendatangi pemakamannya dengan membawa sebucket bunga pun tidak bisa mengobati rasa rindu yang melanda.

Doa, iya cuma doa. itupun tidak mengurangi rasa rindu, hanya saja membuat sedikit tenang dan lapang. Karena yang mereka butuhkan hanya Doa dari anak soleh/a untuk menemaninya di alam sana.

Sesakit apapun yang dirasa saat mereka masih ada, lebih sakit lagi kalau mereka sudah tiada :))
Hanya sekedar berbagi saja sih. Jangan menyesal jika orang tersayang pergi sebelum kita bisa membahagiakan mereka.

Mau cuma ngobrol sama Batu Nisan?? :'((

Selasa, 18 Februari 2014

"Tendangan Makhluk Tuhan Paling Lucuuuu..."

Aaaaakkk... ini apa rasanya? Ajaib...
haha... susah dijelaskan dengan kata-kata...

Malam tadi, 17 Februari 2014 dengan segala keBeTe-an yang dirasa dan segala kekesalan yang tertumpah karena nunggu kepulangan suami yang gak datang-datang, saya memutuskan membongkar lemari koleksi novel favorit saya, dan ingin rasanya membaca ulang satu persatu.


"Sakinah Bersamamu" - Asma Nadia. Yap, saya ambil novel tersebut dan baca ulang kembali. Dengan diiringi lantunan suara Tahlilan yang terdengar dari rumah tetangga yang baru 3 hari lalu meninggal, saya serius baca.

Ihiyyy.. dalam posisi bersandar dengan beberapa tumpukan bantal super enak di tempat tidur bikin nyaman dan tenang. Jam menunjukkan pukul 20:30 WIB. Belum banyak kalimat yang saya baca dari novel tersebut, namun dentuman kecil sangat terasa dari dalam perut.

Awww... apaan nih? kok ada sesuatu yang aneh yang saya rasa dari dalam perut? Segera saya putuskan untuk menutup buku bacaan saya, dan serius memposisikan tubuh dengan tenang. Ihhh... ini yang namanya tendangan si "kecil" dari dalam perut? hahaha.. Ajaib.. Luar Biasa.. Aneh.. Lucu.. menyenangkan..

Beberapa minggu sebelumnya, Ibu sering menanyakan : "sudah berasa tendangan-tendangannya belum?" sambil mengusap perut saya. "hahaha.. belum tau Bu, gak ngerti gimana rasanya?" hehehe..

Tapi atas kejadian semalam, di usia kehamilan 21week 3days saya bisa mengartikan bahwa saya mulai merasa tendangan "Malaikat kecilku". Aneh dan menyenangkan memang.. Subhanallah.. Maha Benar Allah dengan segala Kuasa-Nya.

Bergegas saya infokan hal ini pada suami.



Alhamdulillah.. Terima Kasih Ya Allah.. Euphoria kebahagian yang kami rasakan tidak putus semenjak kami tahu ada "Malaikat kecil" di dalam rahim saya.

Sehat terus ya Babyku.. Semoga menjadi anak yang Soleh/a, pinter, lahir sempurna tanpa kurang satu apapun, dan lancar sampai waktunya kita bertemu. We love you De... Jadi kebanggan Bunda dan Ayah kelak ya Nak. Amin..


Senin, 10 Februari 2014

25 Di 25

Cerita kali ini sebenarnya sudah lama ingin di posting, dari Oktober 2013 lalu. Berhubung jarang nge-blog, jadi baru sempat ditulis hari ini. Jika berkenan silahkan dibaca. Gak apa ya agak sedikit basi, tapi Euphoria nya masih kok sampai sekarang.

25 di 25. Kenapa? Ada apa? special banget emangnya? Gak tau kenapa, dari dulu saya sangat menyukai angka 25, seperti ada sesuatu yang special. :))
Yap... 25 Oktober 2013, hari ulang tahun saya menginjak usia 25 tahun.
Entah kenapa yang dirasa saat itu adalah kondisi fisik yang gak wajar. Sakit seluruh tubuh mulai dari punggung, pinggang dan sekujur tubuh. Aneh, gak seperti biasanya.

Saat itu kefikiran untuk minum obat agar kondisi badan bisa lebih baik dan tidak mengganggu pekerjaan hari itu. Setelah saya ingat, sudah sebulan lebih saya belum haid. Tadinya hal itu tidak saya hiraukan, karena sudah sering siklus haid saya tidak teratur. Dengan bingung saya tanya suami melalui ponsel, "Yah, badan aku gak enak banget nih, mau minum obat tapi sudah hampir 2 bulan aku belum haid. Minum obat atau tahan ya? takutnya aku hamil, bahaya kalau minum obat". | "Iya bun, tahan ajah ya, siapa tau ada dede nya. Nanti pulang kerja coba di test ya."

Sepulang dari kantor, saya bergegas ke apotek untuk membeli testpack. Karena untuk hasil testpack yang bagus dan jelas adalah setelah bangun tidur pagi, maka saya putuskan untuk cek esok hari.

Esok subuh, saya bangun dan bergegas menuju kamar mandi dengan membawa testpack. Langkah gontai, ekspresi biasa dan tidak terlalu berharap hasilnya akan positif, karena takut kecewa untuk kesekian kalinya Bismillah saya coba melakukan test.

Bismillahirrahmannirahim... satu garis muncul diikuti garis yang kedua dengan tampak jelas.
Alhamdulillah,, hasilnya positif. Dengan perasaan senang dan sedikit kurang percaya melihat hasil testpack, jantung ini berdetak sedikit kencang, tanpa saya sadari air mata mulai memenuhi kantung mata dan kemudian menetes. Rasa haru dan tak percaya beriringan dengan ucapan Alhamdulillah ...

Rasa deg-degan yang masih menyelimuti jantung menemani saya berjalan ke kamar untuk membangunkan suami. "Yah, liat ini..." | dengan mata yang masih setengah terpejam, suami memaksakan untuk melihat hasil testpack dan ekspresinya sangat datar dan cenderung biasa saja. | " kok gitu? biasa banget ekspresinya :( ?" | kemudian ia senyum | "emang gak seneng ya aku hamil? tapi bener gak ya yah ini hasilnya? " | sambil senyum suami berkata : "Alhamdulillah, pastinya senang bangetlah bun. Iya coba ajah besok test lagi, mudah-mudahan emang bener hamil. Nanti pas kita libur, kita ke Dokter ya" | hehe.. ini kado luar biasa yang saya terima dari Allah, tepat di Ulang tahun ke 25. Dengan senyum dan hadiah pelukan hangat dari suami menemani saya bergegas untuk siap aktivitas  :D :D.

Keesokan subuh, saya test urine kedua kalinya, untuk memastikan apakah hasilnya sama positif dengan yang kemarin. Dan iya, Alhamdulillah hasinya sama. POSITIF... :))

Di akhir pekan saya dan suami bergegas ke RSIA daerah Jatiwaringin.
Bertemu dengan dr. Shanti untuk kedua kalinya. Pertama saat saya periksa kandungan dalam kondisi tidak hamil. Dan kini saya datang untuk memeriksakan kandungan lagi, dengan kondisi berbeda dan memperjelas hasil 2 testpack sebelumnya.
Yap.. seperti hasil testpack pertama dan kedua, USG kali ini menunjukan bahwa ada makhluk kecil yang hidup di rahim saya. Alhamdulillah.. Malaikat kecil ku datang juga setelah kurang lebih 1,5 tahun kami menunggu kehadirannya. Kata Bu Dokter, usia kehamilan saya sudah berusia 7 minggu :))

Alhamdulillah, hari ini usia kehamilan saya sudah menginjak 20 minggu 3 hari. Sehat-sehat terus ya Nak. Semoga lahir dengan lancar, sehat, sempurna tanpa kurang suatu apapun. Menjadi anak yang Soleh/ solehah, pintar dan baik budi pekertinya dan menjadi kebanggan keluarga terutama Bunda dan Ayah.
Amin Ya Rabb...

Selamat datang Malaikat kecilku, sehat selalu Nak...


Foto diusia kehamilan 17, 18, 19 minggu :D


 Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Hanya saja Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Allah Maha Tahu, mana yang terbaik untuk umatnya dan semua indah pada waktunya.