25 di 25. Kenapa? Ada apa? special banget emangnya? Gak tau kenapa, dari dulu saya sangat menyukai angka 25, seperti ada sesuatu yang special. :))
Yap... 25 Oktober 2013, hari ulang tahun saya menginjak usia 25 tahun.
Entah kenapa yang dirasa saat itu adalah kondisi fisik yang gak wajar. Sakit seluruh tubuh mulai dari punggung, pinggang dan sekujur tubuh. Aneh, gak seperti biasanya.
Saat itu kefikiran untuk minum obat agar kondisi badan bisa lebih baik dan tidak mengganggu pekerjaan hari itu. Setelah saya ingat, sudah sebulan lebih saya belum haid. Tadinya hal itu tidak saya hiraukan, karena sudah sering siklus haid saya tidak teratur. Dengan bingung saya tanya suami melalui ponsel, "Yah, badan aku gak enak banget nih, mau minum obat tapi sudah hampir 2 bulan aku belum haid. Minum obat atau tahan ya? takutnya aku hamil, bahaya kalau minum obat". | "Iya bun, tahan ajah ya, siapa tau ada dede nya. Nanti pulang kerja coba di test ya."
Sepulang dari kantor, saya bergegas ke apotek untuk membeli testpack. Karena untuk hasil testpack yang bagus dan jelas adalah setelah bangun tidur pagi, maka saya putuskan untuk cek esok hari.
Esok subuh, saya bangun dan bergegas menuju kamar mandi dengan membawa testpack. Langkah gontai, ekspresi biasa dan tidak terlalu berharap hasilnya akan positif, karena takut kecewa untuk kesekian kalinya Bismillah saya coba melakukan test.
Bismillahirrahmannirahim... satu garis muncul diikuti garis yang kedua dengan tampak jelas.
Alhamdulillah,, hasilnya positif. Dengan perasaan senang dan sedikit kurang percaya melihat hasil testpack, jantung ini berdetak sedikit kencang, tanpa saya sadari air mata mulai memenuhi kantung mata dan kemudian menetes. Rasa haru dan tak percaya beriringan dengan ucapan Alhamdulillah ...
Rasa deg-degan yang masih menyelimuti jantung menemani saya berjalan ke kamar untuk membangunkan suami. "Yah, liat ini..." | dengan mata yang masih setengah terpejam, suami memaksakan untuk melihat hasil testpack dan ekspresinya sangat datar dan cenderung biasa saja. | " kok gitu? biasa banget ekspresinya :( ?" | kemudian ia senyum | "emang gak seneng ya aku hamil? tapi bener gak ya yah ini hasilnya? " | sambil senyum suami berkata : "Alhamdulillah, pastinya senang bangetlah bun. Iya coba ajah besok test lagi, mudah-mudahan emang bener hamil. Nanti pas kita libur, kita ke Dokter ya" | hehe.. ini kado luar biasa yang saya terima dari Allah, tepat di Ulang tahun ke 25. Dengan senyum dan hadiah pelukan hangat dari suami menemani saya bergegas untuk siap aktivitas :D :D.
Keesokan subuh, saya test urine kedua kalinya, untuk memastikan apakah hasilnya sama positif dengan yang kemarin. Dan iya, Alhamdulillah hasinya sama. POSITIF... :))
Di akhir pekan saya dan suami bergegas ke RSIA daerah Jatiwaringin.
Bertemu dengan dr. Shanti untuk kedua kalinya. Pertama saat saya periksa kandungan dalam kondisi tidak hamil. Dan kini saya datang untuk memeriksakan kandungan lagi, dengan kondisi berbeda dan memperjelas hasil 2 testpack sebelumnya.
Yap.. seperti hasil testpack pertama dan kedua, USG kali ini menunjukan bahwa ada makhluk kecil yang hidup di rahim saya. Alhamdulillah.. Malaikat kecil ku datang juga setelah kurang lebih 1,5 tahun kami menunggu kehadirannya. Kata Bu Dokter, usia kehamilan saya sudah berusia 7 minggu :))
Alhamdulillah, hari ini usia kehamilan saya sudah menginjak 20 minggu 3 hari. Sehat-sehat terus ya Nak. Semoga lahir dengan lancar, sehat, sempurna tanpa kurang suatu apapun. Menjadi anak yang Soleh/ solehah, pintar dan baik budi pekertinya dan menjadi kebanggan keluarga terutama Bunda dan Ayah.
Amin Ya Rabb...
Selamat datang Malaikat kecilku, sehat selalu Nak...
Foto diusia kehamilan 17, 18, 19 minggu :D
Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Hanya saja Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Allah Maha Tahu, mana yang terbaik untuk umatnya dan semua indah pada waktunya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar