Jumat, 26 Oktober 2012

Beda Angka, Beda Doa

Waoooww.. nambah tua nii yaa,, tambah umur tapi kurang usia. :(
Tepat sehari sebelum Idhul Adha kemarin, pertambahan usia buat saya.
Terima kasih untuk Suami, keluarga dan teman - teman yang sudah ngucapin dan masih inget hari lahir saya.

Tahun lalu begitu banyak doa dari orang - orang sekitar yang bilang, "mudah - mudahan cepet nikah yaa, ditunggu undangannya :) "
Tahun ini saya sudah nikah lohhh.. :p jadi gada lagi yang nanyain kapan nikah dan didoain biar cepet nikah :D
Tapi tetep yaa,, namanya fase hidup terus berjalan, sekarang yang ditunggu adalah datangnya malaikat kecil yang dikirim Allah untuk keluarga kami.

Sayang, sampai dengan hampir sembilan bulan pernikahan, belum ada tanda - tanda malaikat kecil itu datang :'( . Yah pasti tau lah, doa nya gak jauh - jauh "Semoga cepet dapet momongan yaa". Amin Ya RabbalAlamin, cuma itu yang bisa saya ucap :)

Kali ini yang dirasa adalah senang dan sedih. Senang bisa ada pendamping hidup dipertambahan umur kali ini, untuk pertama kalinya ulang tahun ada suami tapi tanpa Bapak. Ahhh.. Miss u so much Dad. Love you because Allah.

Dari pagi sampai malam hari handphone gak pernah berhenti, ada saja yang memberikan selamat. Uniknya, segitu ramenya teman - teman yang memberikan selamat, tapi keluarga di rumah masih cuek - cuek saja kecuali suami saya yang menjadi orang pertama yang memberikan selamat. Haha..

Dipenghujung hari, sekitar jam 11 Malam, saya bukakan pintu karena suami saya baru pulang.
Subhanallah, wangi kembang yang begitu harum sangat menyengat saat itu. Padahal di pekarangan rumah tidak ada tanaman berbunga yang bisa menghasilkan keharuman seperti itu.
Saya : Yah, koq wangi banget kembang yah?? iya gak sih?
Ayah : Iya bun
Saya : kamu juga cium yah? beneran kan? kenapa ya yah? kan gada bunga disini?
Ayah : Gapapa, lagi ditengokin Bapak tuh.
Saya : Subhanallah, emang begitu yah?
kemudian saya bergegas ke kamar mandi untuk ambil wudhu. Sambil memberitahu ibu yang masih sedang asik sibuk di dapur.
Saya : Bu, di depan wangi banget kembang, kata ayah lagi ditengokin bapak :)
Ibu : Iya, ini sampe ke dapur koq wangi nya. gak seperti biasanya, wangi banget.

Kemudian saya menyiapkan keperluan suami untuk sholat Ied keesokan hari (tadi pagi). Tidak lama, handphone masih bedering, siapa yaa malam - malam begini masih telepon. Tahunya mamah mertua yang telepon untuk memberikan selamat dan doa - doa untuk saya. "Selamat ulang tahun ya, semoga panjang umur", Amin. "Semoga sehat selalu", Amin. "Semoga banyak rezeki", Amin. "SEMOGA CEPET DAPET ANAK YAA", AMIN.. heehee,, si mamah malem - malem telepon cuma untuk ucapin selamat. Makasi yaa Mah :) baru deh Ibu dan Aa di rumah denger dan baru ucapin. hadehhh... x_x :p

Yaudah yaa, mau Magriban dulu nih.
Ya Allah,, kabulkanlah doa kami, keluarga kami dan teman - teman kami. Amin..

Rabu, 17 Oktober 2012

3 Tahun Lalu

Hee.. iseng mau cerita tentang 3 tahun lalu ahhh...
Waktu pertama kali ketemu matan pacar yang sekarang jadi suami :D

Percaya gak percaya pertama kali kami saling kenal yaitu via socmed "Facebook".
Dia yang direferensikan untuk add fb saya oleh temannya, mulai penasaran dan ingin cari tahu tentang saya (haha.. GeeR tingkat kelurahan..)
Padahal tidak ada yang special dan istimewa dari saya (kalah martabak pake special :p )
Pernah beberapa kali ingin bertemu tapi selalu tidak tepat waktu dan gak kesampaian.

Singkat cerita, Idul Fitri 2009, suami bikin status "Mau banget main Billiard, ada yang mau nemenin?"
Dengan keisengan saya, saya comment di statusnya : Ayok,, aku ikut, tapi ajarin yaa :D
Mulai dari situ kami janjian untuk ketemu di suatu tempat yang tidak jauh dari rumah saya.
Sampai dengan jam ketemuan yang sudah disepakati, saya belum juga sampai di lokasi.
Akhirnya, kami bersepakat untuk bertemu di rumah saya.

Dan... tarrraaaaa... untuk pertama kalinya kami bertemu, bertatap muka dan berjabat tangan langsung tanpa melalui media apapun. Mungkin itu yang dinamakan Jodoh. Ia datang sendiri tanpa kita cari :D
Saat itu pula dia berkenalan dengan Ibu saya. Kemudian kami pergi bersama menuju tempat tujuan awal yaitu ke tempat Billiard.

Sejak itu, kami mulai intens dalam komunikasi. Tidak pernah menyangka akan menjadi hubungan yang lebih serius. 11-10-09 menjadi moment untuk memproklamirkan hubungan kami.

2 tahun lebih kami berpacaran dengan segala rasa dan tantangan yang sudah kami lalui bersama.
Minggu, 5 Februari 2012 (bertepatan dengan 12 Rabiul awal / Maulid Nabi) Ijab Kabul terucap dari Suami kepada alm. Ayahanda saya tercinta (akan saya ceritakan di Entri berikutnya).



Kesimpulannya, tidak semua yang berawal dari jejaring sosial itu tidak baik. Saya tidak niat mencari jodoh saya. Tapi kedatangan suami saya saat pertama kali kenal di rumah, itu sesuatu yang tidak saya duga yang datangnya dari kuasa Allah SWT.


Selasa, 16 Oktober 2012

Ahhhh!! Gagal lagi :(

Ini sudah bulan ke 8 saya menikah dengan suami saya.
Setiap bulan menunggu tanpa jelas,, karena ketidakteraturan masa haid :)

hmm.. hari ini ceritanya saya tidak masuk kerja, karena kondisi fisik yang agak kurang fit.
Batuk yang sangat menyiksa sudah setia hampir seminggu lamanya..
Aduhhh,, sudah dong batuknya,, mau sembuh,, gak enak banget ini.
Kenapa gak sembuh-sembuh ini batuk?
Kata suami : "Minum obatnya, gimana mau sembuh kalau gak minum obat?"
hadeeehhh.. inget sampai tadi pagi belum juga dateng bulan, rasanya sayang kalau mau minum obat.
padahal jarak dari bulan lalu sampai hari ini cukup jauh. Ngarep ajah gitu bisa liat testpack bergaris 2 :O

Sudah siap berangkat kerja, batuk hebat tidak henti-hentinya dari tenggorokan ini.
Saking hebatnya, sarapan yang sudah dimakan harus keluar lagi.. :s
huft... gak jadilah yang namanya berangkat kerja.

Sampai dengan siang ini, baru deh ke kamar mandi lagi dan nemuin hal yang gak diinginkan.
Ahhh... ternyata haid..
Gagal dehh,, untuk kesekian kalinya..

Mungkin banyak faktor yang menyebabkan testpack saya tidak bergaris 2.
Capek, ya pasti, karena saya harus kerja Senin sampai Sabtu dari jam 10 s/d jam 7 malam.
Belum lagi jarak tempuh dari rumah sampai ke tempat kerja yang menyita kurang lebih 2 jam perjalanan.

Tapi yasudah.. memang belum saatnya.
Allah pasti tahu waktu yang tepat kapan "Malaikat Kecil" itu diturunkan untuk keluarga kami.